Pada suatu hari saya bertemu dengan teman saya. Dia merasa
sangat frustasi akan kegagalan dalam hidup nya. Sebanarnya dia orang yang sangat
cerdas dan penuh semangat. Namun saat semua yang dia upayakan tidak berhasil,
dia mulai lelah dan menyerah. Sudah berkali kali dia mengikuti seminar dan
training motivasi. Membaca ratusan buku pengembangan diri dan lain-lain. Namun
semuanya itu tidak ada yang berhasil untuknya. Memang untuk sementara waktu dan
beberapa hari setelah mengikuti seminar dia mulai terinspirasi dan semangat.
Namun selang seminggu kemudian, semangatnya lembek lagi, kata orang,
hangat-hangat tahi ayam. Pas keluar terasa panas, namun lembek.
Jadi, dia bertanya kepada saya “Awan (ini adalah salah satu
nama panggilan saya), kenapa kamu bias begitu semangat, penuh energik dan
selalu berhasil dalam bidang yang kamu kerjakan. Bagaimana caranya, kamu bias
memiliki energy yang luar biasa untuk mengerjakan berbagai hal. Bagaimana
caranya kamu bias memiliki focus dan motivasi tidak pernah menyerah, meskipun
kamu telah gagal berkali-kali. Kenapa kamu tidak pernah putus asa dan menyerah.
Apa rahasianya sehingga kamu selalu termotivasi?
Jawaban saya adalah, “Saya mengikuti seminar motivasi dan
membaca buku motivasi.”
“saya juga mengikut seminar motivasi dan membaca buku-buku motivasi. Siapa motivator kamu?”
Tanyanya penuh antusias.
“saya ikut seminar motivator A, Motiator B, Motivator C dll…”
Jawab saya.
“Hey, saya juga mengikuti seminar motivasi yang sama. Saya
memang termotivasi, namun hanya beberapa hari. Dan kemudian saya merasa lemah
dan tidak bersemangat. Jadi kenapa kamu selalu termotivasi setiap saat?”
Guys, percayalah, tidak ada motivator ataupun buku yang
menyebabkan anda sukses. Mereka semua hanyalah membantu. Akan tetapi, semuanya
tergantung pada diri anda sendiri. Andalah yang menentukan arah dan jalan hidup
yang anda alami saat ini. Andalah yang membuat diri anda sukses, bahagia, ataupun
menderita dan gagal. Bukan orang lain. Jika anda ingin sukses dan meraih lebih
banyak hal dalam hidup ini. Anda harus mengambil tanggung jawab pribadi.
Mungkin anda pernah mengalami hal yang sama. Anda mengikuti
seminar motivasi. Membaca buku dan bersemangat untuk sementara waktu. Namun
kemudian anda merasa semuanya tidak akan berhasil, dan membuat anda malas tidak
berdaya. Semangat anda hilang. Anda kembali ke kebiasaan malas anda.
Mungkin anda berencana untukmenurunkan berat badan sebesar 20
kg. anda mengikuti seminar dan training penurunan berat badan. Anda membaca
buku-buku tentang strategi diet dan menurunkan berat badan. Anda merasa
bersemangat dan termotivasi. Anda memutuskan untuk menjalankan program
penurunan berat badan anda. Setiap pagi anda mulai lari pagi, fitness di siang
hari dan menjalankan program diet. Semuanya berjalan sukses selama 5 hari, dan
kemudian anda merasa lelah dengan semua ini dan berhenti. Jadi kemana semua
motivasi anda pergi?
Seperti teman saya tadi, tidak hanya anda dan teman saya,
banyak orang, bahkan saya pribadi pun mengalami hal yang sama. Ini bukan karena
motivator anda payah, tidak juga buku yang anda baca itu jelek. Ini karena,
motivasi itu seperti rasa lapar akan makanan.
Saya akan bertanya kepada anda. Pernahkah anda merasa lapar?
Jika ya, apa yang anda lakukan? Tentu saja makan. Dan setelah makan, apa yang
anda rasakan? Anda merasa kenyang, nikmat dan puas bukan? Lantas setelah anda
merasa kenyang dan puas, beberapa jam kemudian, apakah anda merasa lapar lagi.
Tentu saja, kalau tidak apa yang menyebabkan anda makan siang dan makan malam.
Apa yang menyebabkan anda makan di keesokan harinya?
Jadi motivasi itu seperti rasa lapar akan makanan. Ketika
anda mengikuti seminar motivasi, anda akan kenyang dan nikamat, membuat anda
termotivasi. Namun anda tidak bias berhenti sampai disini. Anda harus makan
setip hari bukan? Begitu juga dengan motivasi. Agar anda selalu termotivasi dan
bersemangat anda harus mensuplai motivasi anda setiap hari. Minimal sekali
dalam sehari. Jika tidak, anda akan patah semangat dan putus asa lagi. Jadi
tidak cukup hanya dengan mengikuti seminar motivasi sekali, lalu anda akan
selalu termotivasi selamanya. Ibaratnya, tidak mungkin anda makan sekali dalam
sehari dan anda akan kenyang selama sebulan, anda akan lemas dan kelaparan,
bahkan mati.
Begitu juga dengan jiwa anda. Agar anda selalu termotivasi
dan terinspirasi. Anda harus memberi makan jiwa anda setiap hari. Jadi, jika
selama ini anda merasa training dan buku motivasi itu payah, itu karena anda
hanya mengiktui sekali untuk bertahan selama berbulan-bulan. Agar anda penuh
energik dan termotivasi setiah hari. Anda harus mensuplainya setiap hari pula.
Minimal, tonton video motivasi, dengarkan rekaman motivasi dan baca beberapa
halaman buku motivasi setiap hari. Jika anda melakukan hal ini, saya garansi,
hari-hari anda akan selalu dipenuhi dengan motivasi. Salam sukses dari saya,
see you at the top. Jarwanto.






0 Response to "KENAPA SEMINAR MOTIVASI ITU PAYAH DAN TIDAK BERHASIL?"
Post a Comment