Hey guys, gimana kabar kalian semua? Saya harap di awal tahun
ini banyak mimpi mimpi indah yang anda ingin raih. Artinya, anda akan menatap
hidup ini dengan penuh semangat dan optimisme baru. Tidak pernah menyerah untuk
meraih mimpi anda.
Salah satu impian anda mungkin, anda ingin mencapai kebebasan
finansial dan memiliki penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan anda. Apakah
anda ingin menjadi orang yang kaya raya, memiliki rumah mewah, mobil sport
terbaru, memiliki pesawat dan kapal layar sendiri. Dan memiliki penghasilan
puluhan hinggga ratusan juta rupiah? Jika ya, saya ucapkan selamat untuk anda. Itu
artinya anda termasuk orang yang memiliki impian besar dan berpikir besar.
Mungkin sebagian anda ada yang berpikir untuk lebih religious, misalnya memberiikan
tempat tinggal dan menyantuni anak yatim dll. Karena judul dari artikel ini adalah
bagaimana cara untuk meraih kekayaan, maka kita fokus dalam hal ini dulu ya.
Untuk menjadi kaya raya dan menghasilkan puluhan hingga
ratusan juta rupiah, anda tidak bisa melakukannya dalam sekejap mata. Anda
harus memulainya selangkah demi selangkah. Dan langkah pertama yang harus anda
lakukan adalah dimulai dari mengubah pola pikir anda. Yaitu, anda harus
memiliki pola pikir jutaan dollar. Pola pikir ini adalah pola pikir yang
dimiliki oleh orang-orang kaya yang ada di dunia ini. Inilah yang menjadikan
mereka menguasai 90% uang yang ada. Dengan mengadopsi pola pikir jutaan dollar
anda akan memiliki kebisaaan juta dollar. Maka ini adalah langkah awal anda
untuk meraih kekayaan yang teramat besar.
Salah satu pola pikir itu adalah:
SEMAKIN BANYAK ANDA MEMBERI,
SEMAKIN KAYA RAYA ANDA!
Terdengar aneh bukan? Selama ini banyak orang yang
menginginkan lebih banyak. Mereka menginginkan gaji yang lebih banyak, upah
yang lebih besar dan pekerjaan yang lebih sedikit. Banyak diantara mereka yang
mengeluh dengan gaji yang terima dan pekerjaan yang harus mereka kerjakan.
Mereka kebanyakan menuntut kenaikan gaji/upah dan lebih banyak hari libur.
Apakah anda juga demikian? Mungkin jawabannya adalah ya, karena sikap seperti
ini dimiliki oleh hampir kebanyakan orang. Bukankah enak, ketika anda yang terbisaa
bekerja di pabrik dengan UMR 1 juta rupiah setiap bulan dengan 8 jam kerja
akhirnya berubah menajdi UMR 5 juta rupiah sebulan dengan hanya 5 jam kerja
setiap harinya. Wah, pasti banyak yang akan melamar menjadi buruh di pabrik ya,
mungkin anda juga akan melupakan cita-cita anda untuk memulai usaha anda
sendiri.
Bagi kebanyaka orang, memberi artinya harta, uang serta apa
yang mereka miliki akan berkurang. Kenyataan dalam matematika adalah ketika
10-7 = 3. Artinya ketika anda memiliki sepuluh apel dan memberiikan 7 kepada
teman anda, artinya apel anda akan berkurang dan sisa apel anda kini hanya 7
buah. Lantas bagaimana mungkin prinsip memberi bisa menjadikan anda semakin
kaya raya?
Jika selama ini ada orang yang berpikir bahwa kebanyakan
orang kaya itu pelit, kikir dan tamak. Itu tidak benar, justru orang yang haus
akan uang dan kekuranganlah yang tamak dan kikir. Ingat, saya tidak mengatakan
orang miskin, orang yang kekurangan dan haus akan uang, ini menyebabkan mereka
menjadi tamak, kikir dan melakukan tindakan tidak terhormat seperti melakukan
korupsi. Mungkin mereka memiliki mobil dan rumah yang mewah, namun bagi saya
mereka adalah orang miskin yang tidak bisa menikmati apapun.
Ketika seseorang merasa kaya dan merasa cukup atas semua
karunia yang dia terima dari tuhan, dia akan sangat bermurah hati dan memberii.
Kenapa ada orang yang punya segalanya namun bersikap kikir dan tamak adalah
karena mereka merasa kekurangan dan butuh lebih. Sehingga mereka tidak pernah
mau berbagi kepada siapapun.
Parahnya, banyak orang kelas menengah yang memiliki sikap
yang sama, merasa kekurangan. Sebagai contoh, berapa banyak orang yang menuntut
gaji lebih tinggi, upah lebih besar namun dengan jam kerja yang lebih sedikit.
Sekarang, bagaimana mungkin mereka meminta upah lebih banyak dengan bekerja
lebih sedikit. Artinya, bukankah ini adalah sikap merasa kekurangan, ingin
lebih dan memberi lebih sedikit yang artinya, sama dengan pelit.
Selama ini, mentor mentor saya adalah orang kaya yang sangat
murah hati. Saya belum pernah bertemu dengan orang yang murah hati seperti
mereka. Santun dan memberi lebih banyak kepada orang yang membutuhkan. Mereka
menyumbang pantai asuhan, pondok pesantren, masjid, gereja dll. Saat mereka
tidak punya, mereka menyumbang dan saat mereka kaya raya, mereka menyumbang
lebih banyak.
Sekarang, bagaimana rahasai menajdi kaya raya dengan memberi
lebih banyak? Masih ingat dengan pola pikir jutaan dollar ini?
“Semakin anda banyak memberi, semakin kaya raya anda!”
Lantas bagaimana caranya? Sederhana saja, mulailah memberii
lebih banyak daripada yang orang lain dan anda sendiri harapkan. Jika anda
ingin bebas finansial dan mencapai kemakmuran materil, yang harus anda lakukan
adalah memebri lebih banyak kepada orang lain, memberii dalam artian melayani.
Sebagaai contoh, jika anda memilih dua pekerjaan antara
menjadi seorang karyawan/kapster di sebuah salon dengan menjadi pemilik salon.
Mana yang akan anda pilih? Tentu saja jika anda ingin bebas resiko, menjadi
kapster adalah jawabannya. Namun jika anda ingin memberi lebih banyak, anda bisa
menjadi pemilik salon, membuka ratusan cabang atau ribuan cabang. Artinya, anda
melayani lebih banyak orang, artinya anda memberi lebih banyak, dan artinya
anda akan memiliki uang lebih banyak dan menjadi kaya raya.
Atau mungkin anda adalah seorang pemilik gerobak friedchiken
yang lumayan ramai di kota anda. Namun jika anda Cuma memiliki satu gerobak,
seramai apapun usaha anda. Anda tetap hanya mampu melayani sedikit orang, yaitu
pelanggan yang tinggal di kota tempat anda jualan saja. Namun jika anda membuak
cabang, menjual franchise dan lain sebagainya, anda meningkatkan pelayanan
kepada orang banyak. Artinya anda memberi lebih banyak kepada orang lain.
Bayangkan jika anda memiliki seribu cabang gerai friedchiken yang tersebar di
indonesia dan Negara lain, dapat anda bayangkan berapa banyak pemasukan anda
bukan? Jika satu cabang memebrikan penghasilan 3 juta rupiah bersih setiap
bulannya, anda bisa memiliki penghasilan 3 milyar sebulan.
Jika anda adalah seorang yang cerdas dan memiliki ketrampilan
tertentu. Misalnya bagaimana berhitung cepat dan menyelesaikan soal matematika.
Daripada anda mengajari seorang demi seseorang, ini akan membuang mbuang waktu.
Anda bisa menulis buku dan mengajari lebih banyak orang. Bayangkan jika buku
anda menjadi best seller dan terjual lebih dari satu juta kopi. Itu artinya
anda telah membantu satu juta orang. Dari buku itu anda kemudian bisa membuat
video pembelajaran anda dan mendirikan sebuah kursus yang mengajari siswa
bagaimana mereka bisa berhitung dan menyelesaikan soal matematika dengan cepat.
Dari satu tempat kursus itu anda bisa membuka ribuann cabang tempat kursus
lainnya dan merekrut banyak guru dan mengajari mereka metode berhitung anda.
dengan demikian, anda bisa memberi dan melayani lebih banyak orang.
Orang kaya selalu berusaha untuk membeii dan melayani lebih
banyak orang. Karena ini adalah prinsip yang sangat menguntungkan. Bukankah
anda dengan senang hati memberiikan uang untuk biaya salon anda bukan. Anda
puas dengan kerja keras kapster dalam menata rambut anda. Begitu juga, pemilik
salon puas dengan bayaran yang anda berikan. Jadi, melayani dan memberii untuk
mendapatkan uang bukanlah hal buruk sama sekali.
Jika saat ini anda ingin meraih kebebasan finansial dengan
berbisnis. Maka mulailah berpikir, bagaimana anda bisa melayani dan memberii
kepada lebih banyak orang. Anda mungkin tidak akan bisa memberi lebih banyak,
jika anda hanya bekerja sebagai seorang karyawan atau buru di pabrik. Jika anda
ingin menjadi kaya raya, anda harus membuka usaha sendiri supaya anda bisa
melayani dan memberi kepada lebih banyak orang.
Sebagai contoh, mungkin anda memiliki
sebuah rumah dengan dua kamar tidur. Jika anda membiarkannya kosong, anda
artinya sama dengan pelit, dan tidak melayani siapapun. Dan anda tidak memiliki
pemasukan. Namun jika anda menyewakannya untuk rumah kos. Dengan uang sewa Rp.
300.000,00 sebulan per kamar, anda bisa menghasilkan Rp.600.000,00 dari rumah
anda. Namun anda hanya melayani dua orang saja. Sekarang bagaimana jika anda
menambah dua kamar tidur, artinya anda memiliki 4 kamar yang bisa disewakan.
Anda sekarang melayani dan memberi 4 orang tempat tinggal, pemasukan anda
sekarang menjadi Rp.1,2 juta sebualan. Dan jika anda menambah dua kamar lagi di
lantai atas, dari satu rumah yang tidak memberikan apa-apa, kini menghasilkan
Rp. 1,6 juta sebulan untuk anda. Sekarang bayangkan jika anda terus berpikir
bagaimana agar anda bisa memberikan tempat tinggal yang nyaman untuk lebih
banyak orang. Bagaimana agar anda bisa terus melayani dan memberi lebih banyak
kepada orang lain? Jika anda memiliki seribu rumah seperti ini, berapa banyak
orang yang telah anda bantu dan anda layani, dan berapa banyak uang yang bisa
anda hasilkan? Silahkan hitung sendiri! Mungkin anda akan meneteskan air liur
setelah menghitungnya.
Jadi, jika anda ingin menjadi kaya raya dan bebas secara
finansial. Berpikirlah, bagaimana agar anda bisa memberi dan melayani lebih
banyak orang lain. Maka uang dan kebebasan finansial akan datang untuk anda.
Semakin banyak anda memberi. Semakin kaya raya anda.




0 Response to "SEMAKIN BANYAK ANDA MEMBERI, SEMAKIN KAYA ANDA!"
Post a Comment